• 23

    Oct

    #HARI SANTRI, Bela Negara Untuk Santri Zaman Now

    Setiap tanggal 22 oktober, secara Nasional diperingati sebagai Hari Santri. Bagi kalangans santri, ini merupakan suatu kebanggaan. Sebab, eksistensi mereka sebagai unsur penting dalam bermasyarakat dan bernegara diakui secara resmi. Dan hari Santri ini bukan saja milik kelompok tertentu, tapi milik semua rakyat Indonesia. Hari santri bukan saja milik Nahdhatul Ulama, tapi juga Muhammadiyah. Tapi apreasiasi lebih tentu layak diberikan kepada NU yang sudah menginisasinya. Hari santri bukan saja milik yang nyantri resmi di pesantren, namun juga bagi yang nyantri di mesjid, langgar, surau, dan mushalla. Bahkan, di zaman canggih ini, para santri juga mencakup yang berguru kepada Kyai, Guru, Ustadz, Syeikh tertentu melalui dunia online. Semuanya masuk dalam kategori santri. Sepanjang sejarah
    Read More
  • 20

    Oct

    Menagih Janji Jokowi-JK di 3 Tahun Masa Pemerintahannya

    Tepat hari ini, 20 Oktober 2017, terhitung sudah 3 tahun sudah Jokowi-JK memimpin Indonesia. Banyak prestasi yang sudah dicatat, namun tidak sedikit juga janji-janji yang dahulu diumbar ketika kampanye, yang belum ditunaikan, atau sudah ditunaikan namun belum tuntas. Apresiasi patut kita berikan. Kebaikan yang ada tidak patut dipungkiri. Salah satu catatan hebat yang mungkin layak mendapatkan jempol bagi pemeritahan sekarang ini adalah masalah infrastruktur. Daerah-daerah yang sebelumnya mungkin belum tersentuh pembangunan, atau hanya tersentuh sedikit pembangunan, mulai merasakan kemajuan. Ke depannya, Infrastruktur ini akan berguna untuk kemajuan ekonomi Indonesia. Semakin baik infrastrukturnya, maka kemajuan ekonomi juga akan semakin baik. Indonesia ini luas, bukan jawa saja. Jangan
    Read More
  • 19

    Oct

    Pil Biru yang Menjadi Pil Sakti Bagi Messi

    Lionel Messi, sampai saat ini, masih menjadi pemain andalan Klub Barcelona. Ia seolah-olah belum tergantikan. Datangnya sejumlah pemain berkelas dunia, belum mampu menggantikan posisinya. Malahan, para pemain tersebut yang harus engkang terlebih dahulu, dan Messi tetap bertahan di Barcelona. Pemain yang bergelar La Pulga ini, alias si Kutu, selalu menjadi sorotan tentang apa yang menjadi rahasia kehebatannya. Kemaren Rabu (18/10/2017) atau Kamis dini hari WIB, dalam pertandingan  FC Barcelona menjamu Olympiakos pada lanjutan fase grup Liga Champions 2017-2018 di Camp Nou, terkuak suatu fakta menarik dan membuat penasaran para pecinta bola. Dalam pertandingin ini, Messi menyumbang satu gol kemenangan. Dan fakta itu terlihat sebelum ia mencatatkan nama di papan skor, yaitu ketika kap
    Read More
  • 19

    Oct

    Anis-Sandi Dalam Tantangan Reklamasi. Akankah Berani Tunaikan Janji?

    Salah satu point penting yang akan ditagih dari Anis-Sandi di awal masa kepemimpinan mereka di DKI Jakarta adalah masalah Reklamasi. Sebab, hal itu merupakan salah satu program penting yang selalu mereka dengungkan selama masa kampanye. Namun soalannya, apakah Anis-Sandi mampu menunaikan janji mereka yang satu ini? Sebab, ombak besar Reklamasi ini sepertinya terlalu sulit dihadang, apalagi dihentikan? Atau, kampanye akan menghentikan reklamasi hanya akan menjadi sekadar retorika tanpa aksi nyata? Hanya sekadar jualan basi tanpa aplikasi? Sampai saat ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih irit bicara  soal reklamasi. Sebelum, ia pernah mengungkapkan akan berbicara mengenai masalah ini setelah dilantik. Namun nyatanya setelah dilantik, ia tetap irit bicara. Kemudian ia berkat
    Read More
  • 18

    Oct

    Sibuk dengan Polemik "Pribumi', Jangan Lupa Segudang Masalah Jakarta

    Polemik mengenai Kata Pribumi yang digunakan oleh Anis Baswedan dalam pidato yang disampaikannya di Balai Kota Jakarta, Senin (16/10/2017), sepertinya terus saja bergulir. Berbagai komentar pun menghampiri. Ada yang sinis, dan ada juga yang berusaha memahami. Padahal, kata-kara Pribumi bukanlah esensi dari pidato yang disampaikan oleh Anis Baswedan. Justru inti sebenar dari pidatonya, jikalau Anda cermati dengan baik, adalah masalah persatuan dan kesatuan, yang dijelaskannya dengan logika Pancasila per silanya. Hanya saja point yang besar itu luput karena secercah kata, yang ditafsirkan oleh pendengarnya dengan berbagai ragam tafsiran, sesuai dengan hasrat masing-masing. Saya secara pribadi, tidak yakin jikalau Anis Baswedan ingin bersikap rasis dengan ucapannya itu. Sebab, dari sekian
    Read More
- Next

Search