• 24

    May

    Kritik bagi BlogDETIK untuk Intropeksi

    BlogDetik ini perlu berbenah diri dalam banyak hal. Sebagai salah seorang yang paling sekali sehari saya upload artikel di Blogdetik ini, ada beberapa kekecewaan yang bisa disampaikan kepada BlogDetik. Pertama, Headline nya cuma sekali sehari… Seharusnya lebih sering lagi… Kedua, Masuk HEadline itu-itu saja, apa ga ada penulis lain?! Saya perhatikan, kalau penulis tertentu menulis, lansung headline.. padahal (bukan meremehkan) cuman judulnya doang yang bombastis… Arah analisanya ga jelas. Ketiga, seharusnya artikel-artikel yang dimuat di Bligdetik yang benar-benar original harus di share sama detik.com le...
    Read More
  • 24

    May

    Lapar Mata Lebih Dahsyat dari Lapar Perut, Menjadi Pangkal Korupsi

    Perut yang kelaparan adalah salah satu pangkal kriminal di dunia ini. Makanya, Ali bin Abi THalib menjelaskan bahwa hampir saja kefakiran itu menyebabkan kekufuran. Padahal, Ali bin ABi Thalib itu dikenal sebagai sosok yang hidup sangat sederhana sekali. Bahkan di kalangan sufi, beliau dikenal dengan nama Taj al-Arifin, mahkotanya orang-orang yang bijaksana. Beliau hidup fakir, namu beliau tidak suka dengan kefakiran. Bagaimanapun kefakiran akan menyebabkan seseorang mudah melakukan kriminal dan kejahatan. Perut yang kelaparan, obatnya sebenarnya mudah. Hanya membutuhkan sesuap dua suap nasi atau makanan, maka ia akan menjinak. Tidak liar lagi. Dan perut yang kelaparan ini hanya akan menimpa orang-orang yang malas bekerja. Andai saja ia mau berjalan kesana dan kesini mencari yang membut
    Read More
  • 23

    May

    Mengutuk Ledakan di Konser Ariana Grande

    Ledakan mengguncang Inggris, tepatnya di konser penyanyi Ariana Grande di Manchester. Sampai saat ini tercatat ada 19 orang korban tewas dan melukai lebih dari 50 orang lainnya. Belum ada yang mengaku bertanggungjawab dengan kejadian ini. Hanya saja, dari akun-akun Media Sosial pendukung ISIS, terlihat mereka berbahagia dengan kejadian ini. Dunia tentunya mengecam perbuatan ini. Sebab, ia adalah tindakan kriminal besar yang membuat jatuhnya korban tidak bersalah dan tidak tahu menahu dengan motif tujuan terjadinya bom. Jikalau niatnya adalah balas dendam atas kezaliman dan kematian yang terjadi di wilayah konflik, seperti Syiria dan lainnya, maka ini sungguh tidak tepat. Bagaimana mungkin masalah yang terjadi jauh disana, kemudian dibawa kesini dengan target orang-orang yang sama sekali
    Read More
  • 23

    May

    Pesta Seks Gay & Nilai-Nilai Kebangsaan

    141 orang diamankan oleh pihak kepolisian Jakarta Utara dari PT Atlantis Jaya di Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 Kelapa Gading, RT 15 RW 03, Kelapa Gading Barat. Para pelaku yang diamankan ini terlibat dalam Pesta Gay dengan tema ‘The Wild One’. Sebagaimana dijelaskan oleh Pihak Kepolisian, para tamu yang masuk ke event tersebut harus membayar uang sejumlah Rp 185 ribu. Dan yang lebih mencengangkankan lagi, orang-orang yang hadir disana bukan saja dari Jakarta dan Sekitarnya, namun juga dari luar negeri. Tidak dipungkiri, Pesta Gay ini bertentangan dengan nilai-nilai yang sudah mendarahdaging di tubuh bangsa Indonesia. Pertama, Nilai HukumPesta Gay ini jelas bertentangan dengan hukum, terutama pasal 4 Undang- undang No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Dalam pasal ini sudah d
    Read More
- Next

Search