Wanita Aleppo Memilih Bunuh Diri Daripada Diperkosa

15 Dec 2016

Pasukan pendukung pemerintahan Basyar al-Asad berhasil mengusir pasukan oposisi dari kota Aleppo. Berbagai berita mengabarkan tentang rumah-rumah yang dihancurkan dan tindakan kekerasan kepada para peduduknya dari kalagan sipil, di antara mereka adalah para wanita yang diperkosa, sebagaimana dilaporkan oleh Media Daily Post Amerika, yang dikutipnya dari Ketua Majelis Syura Kelompok Jubhah al-Syam, yaitu Abdullah Utsman.

Ustman menjelaskan bahwa 20 perempuan dewasa dari wilayah Aleppo memilih bunuh diri daripada jatuh dan diperkosa oleh pasukan pendukung pemerintah, sebagaimana Website Vocativ dipenuhi banyak pertanyaan mengenai boleh tidaknya jikalau para lelaki di Aleppo membunuh para kerabat mereka yang perempuan karena takut diperkosa oleh para Milisi pro Assad.

Pasukan pembebasan, sebagaimana disampaikan salah seorang reporter Salah satu Media, menyatakan adanya fatwa dari sejumlah ulama kaum muslimin yang memberikan para pasukan perlawanan untuk membunuh para wanita mereka agar tidak dinodai kehormatannya oleh para Milisi Pro Assad. Sebagaimaa juga dilaporkan oleh Stasiu al-Ann Lebanon bahwa para wanita Aleppo sendirilah yang meminta suami mereka, kerabat mereka untuk membunuh mereka.

ONHCR menjelaskan bahwa pasukan pendukung pemerintah menyerang wilayah timur Aleppo, yang menyebabkan terbunuhnya penduduk sipil yang berada di wilayah tersebut, yang jumlahnya mencapai 80 korban jiwa, di antara mereka adalah wanita dan anak-anak. Sebagaimana ONHCR menerima sejumlah laporan mengejutkan tentang banyaknya mayat bergelimpangan di jalanan. []


TAGS peristiwa


-

Search