Gurihnya Duit Bisnis Tipu-Tipu Travel Umrah ala First Travel

16 Aug 2017

Bisa ber-Umrah, melihat lansung Baitullah, hanya dengan 14,5 juta adalah hal yang membuat mata terbelalak gembira, hati senang tak terkira, kemudian menutupi logika. Bayangkan saja, dengan harga yang semurah itu, kita lansung bisa terbang dan menikmati perjalanan ibadah, yang jikalau dibandingkan dengan yang lainnya, maka jumlahnya akan minimal sekitar di atas 20an juta. Itulah tawaran menarik yang diberikan dan diiklankan dimana-mana oleh First Travel.

Adakah yang tergoda?
Banyak. Tercatat, ada 70 ribu jamaah yang sudah daftarkan diri. Rumah dan tanah mereka jual, agar bisa menghampiri kabah. Namun nyatanya First TRavel adalah bisnis Tipu-tipu. Uang yang sudah dikantonginya 550 M. 70 ribu jamaah umrah seharusnya segera terbang, namun hanya setengah saja yang berangkat.
Setengahnya lagi? Tidak jelas…
Dan parahnya lagi, ketika rekening sag empu diperiksa Bareskrim, uang yang tersisa hanya sekitar 1,3 juta.
Mana yang lainnya? Raib dimakan “tuyul” berambut hitam… Dan itu SADIS sekali…

Bermain dengan Hasrat Agama Umat Islam

Itulah yang dilakukan oleh First TRavel. Kita pun paham dengan baik. Bisa ke Baitullah, lansung melihat kabah, beribadah disana adalah impian setiap hamba. Banyak yang terhalang datang kesana, karena biaya yang tidak. Eh.. tiba-tiba, ada Travel umrah yang tawarkan biaya murah, maka tanah dan sawah puan digadai dan dijual agar bisa menunaikan hasrat besar beragama.

First TRavel pintar memanfaatkan yang satu ini…
Mereka paham bahwa banyak umat ISlam yang ingin umrah namun dana tidak ada. Mereka pun bermain, dibuatlah iklan “umrah harga Murah.” Padahal, secara logika itu tidak bisa, jauh dari harga seharusnya. Umatpun kalap tidak main logika, seharusnya mereka sadar “mana mungkin ada umrah dengan biaya murah jauh dibawah standar yang sudah ditetapkan Depag?” Itu tidak masuk akal…

Uangnya dimakan, dibuat foya-foya. Disuruh kembalikan ke jamaah, mana bisa?! Uangnya sudah tiada. AKhirnya, penjara sajalah jadi tempat derita. Dan jamaah pun yang belum berangkat dan sudah setorkan uang pun ikut menderita.

First Travel benar-benar pintar bermain dengan logika dan hasrat agama massa… Contoh tidak baik bagi kita… Berbisnis tipu-tipu dengan iklan agama pakaian surga, namun hari durjana.

Tabik
Denis Arifandi Pakih Sati


TAGS ekonomi


Sahabat Sekalian... Komentar Non Aktif Sementara... Mohon Maaf... Jikalau Ada yang Perlu atau Penting Dikomentari, Silahkan email ke: denisarifandips@gmail.com atau WA: 081382088702. Hanya WA Saja ya...
-

Search