Sekelas Indra J Piliang Terkena Narkoba, Gimana dengan Anak Mudanya?

14 Sep 2017

Politikus Partai Golkar, Indra Jaya Piliang yang diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, ditangkap pihak keamanan. Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya juga membekuk RF dan MIJ saat bersama Indra. Ketiga orang itu diamankan di Room Oval Diamond Karaoke Tamansari Jakarta Barat pada Rabu 13 September 2017 pukul 19.30 WIB. Polisi telah menyita barang bukti berupa satu set alat bong, cangkong, dan sebuah plastik bekas dipakai serta sebuah korek gas

Selain politikus, saya mengenal nama Indra J Pilian sebagai kolumnis hebat. Beberapa tulisannya membuat saya tertarik untuk menjadi imuwan juga. Jikalau kejadian ini benar, maka terlintas dalam pikiran saya, jikalau orang sekelas Indra J Pilian saja bisa tergoda oleh Narkoba, maka bagaimana orang sekelas saya? Jikalau tidak mawas diri, Narkoba memang bisa melenakan.

Narkoba itu jelas musuh bersama. Musuh nyata. Efeknya jelas, yaitu membuat konsumennya kehilangan kesadarannya dan tidak mampu menggunakan akalnya dengan baik. Dalam konteks ke-Islaman, segala yang memabukkan dikenal dengan istilah khamar. Dan itu berarti, bukan saja mencakup minuman keras, namun semua yang bisa memabukkan, termasuk narkoba, ganja, morpin, dan sejenisnya. Ini ditegaskan oleh hadits Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Muslim dalam shahihnya, “Setiap yang memabukkan adalah khamar, dan setiap khamar adalah haram.”

Narkooba adalah ancaman social, sebab orang yang mengkomsumsinya menyebabkannya akan kehilangan akal dan kesadaran. Itulah sebabnya, mengapa orang yang mabuk baik karena Narkoba dan sejenis, keluar dari wilayah taklif (beban hokum) dalam Islam, walaupun perbuatan yang dilakukannya tetap menjadi objek hokum yang harus dipermasalahkan.

Narkoba, apapun itu jenisnya, baik yang oplosan maupun tidak, semuanya hanya akan mengiring pada keburukan. Korban pertamanya adalah diri sendiri, yang efek buruknya bisa dirasakan dalam jangka pendek yang kerap berkaitan dengan kemampuan akal dalam mengendalikan diri, dan dalam jangka panjang yang kerap berkaitan dengan kesehatahan.  Orang yang konsumsi Narkoba itu lebih parah dari orang gila. Sebab, orang gila masih bisa dikendalikan bahayanya, dan orang mabuk Narkoba malah susah untuk mengendalikannya.

Mari, perangi Narkoba dengan segala bentuknya…

Terakhir, Jikalau Indra J piliang benar-benar terlibat dalam Narkoba ini, saya secara pribadi sebagai seseorang yang suka dengan tulisannya, sangat menyayangkan. Dan hukum harus tetap ditegakkan. Orang berpengaruh, hukumannya harus lebih berat biar memberikan efek jera lebih kuat.

Tabik
Pakih Sati

Baca Juga:

Apa Doa yang Diucapkan Kepada Orang yang Baru Saja Pulang dari Haji?

Kematian Pasti Menghampiri


TAGS umum


Sahabat Sekalian... Komentar Non Aktif Sementara... Mohon Maaf... Jikalau Ada yang Perlu atau Penting Dikomentari, Silahkan email ke: denisarifandips@gmail.com atau WA: 081382088702. Hanya WA Saja ya...
-

Search