• 9

    Nov

    BANSER & KOKAM Jangan Sampai Mau di Adu Domba

    Banser kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali membubarkan pengajian, beberapa hari yang lain Banser juga dipermasalahkan karena menolak kehadiran Felix Siauw yang akan mengisi pengajian di Masjid Manarul Islam, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (04/11/2017) lalu. Kemudian, masalah Banser ini kembali menghangat, yaitu ketika Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut menolak kehadiran Ustaz Bachtiar Nasir dan KH Ahmad  Sobri Lubis, yang rencananya akan mengisi tausiah pada acara Tabligh Akbar di Masjid Agung Kabupaten Garut, Sabtu (11/11). Penolakan ini tertera jelas dalam surat PCNU Kabupaten Garut tanggal 05 November 2017 nomor : 0213/PC/A.II/D-2/XI/2017. Sebagaimana kita ketahui, Banser yang merupakan singkatan dari Barisan Ansor Serbaguna
    Read More
  • 8

    Nov

    Benarkah Jokowi Langgar Aturan Dalam Pernikahan Puterinya?

    Sebelumnya, kita lupa mengucapkan selamat kepada Presiden Republik Indonesia; Jokowi Widodo yang sedang berbahagia. Dan tidak lupa, tentunya ucapan selamat juga ditujukan kepada pasangan yang sedang berbunga-bunga, yaitu Kaheyang Ayu-Bobby. Mudah-mudahan keduanya bisa membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Baarakallahu Lahuma wa Baaraka alaihima wa Jamaa bainahuma fi khairr… Di tengah rasa bahagia yang dirasakan oleh Jokowi, ada satu hal yang sebenarnya mengganjal, yaitu tudingan bahwa Jokowi melanggar aturan yang sudah ada. Dan beberapa tokoh sudah melontarkan kritikan ini, di antaranya dari Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, kemudian juga dari Wakil ketua DPR Fahri Hamzah. Bahkan, dahulu ketika pertama kali Jokowi mantu di tahun 2015, yaitu pernikahan anak pertamany
    Read More
  • 7

    Nov

    Paradise Papers akan Menjadi "Neraka" bagi Prabowo Subianto

    Pada hari Minggu (5/11/2017) International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ) meliris laporannya mengenai  Paradise Papers. Tidak tanggung, sejumlah nama besar dan tokoh dunia masuk ke dalam daftar ini, termasuk dari Indonesia. Salah satunya adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Selain itu ada juga nama Sandiago Uno yang saat ini menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, kemudian juga nama Tomi dan Mamiek Suharto. Paradise Papers adalah sebutan untuk 13,4 juta dokumen investasi lepas pantai yang dibocorkan pihak anonim. Kumpulan dokumen ini mencantumkan lebih dari 120.000 nama orang dan perusahaan. Ia juga memuat data-data rahasia mengenai finansial kaum berkuasa dan kaya. Nama Prabowo Subianto disangkut pautkan dengan Nusantara Energy Resources, yang merupakan bagi
    Read More
  • 6

    Nov

    Jokowi Mantu Mampu Redakan "Panasnya" Suhu Politik Tanah Air?

    Pada hari Rabu (8/11/2017) Jokowi akan kembali mengadakan acara pernikahan puteri semata wayangnya, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution. Berbagai persiapan sudah dilakukan, baik oleh pihak panitia acara pernikahan itu sendiri maupun pihak keamanan dari TNI-Polri. Maklum saja, yang mengadakan acara adalah orang nomor satu di Republik Indonesia. Kemudian tamu-tamu yang akan hadir juga bukan orang sembarang. Akan banyak pejabat dan pesohor yang datang ke acara ini, termasuk tamu-tamu dari Luar Negeri. Persiapan yang matang tentu dibutuhkan untuk jaga-jaga jikalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kemaren saya di Solo menyaksikan sendiri persiapan yang sudah dilakukan, terutama untuk keamanannya, memang terlihat ketat sekali. Dan itu wajar, itu sudah protokolernya. Walaupun, misalnya, J
    Read More
  • 3

    Nov

    Tidak adakah Masalah yang Lebih Penting dari Meme Setya Novanto?

    Dyan Kemala Arrizzqi harus berurusan dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia. Pasalnya, kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu dijadikan tersangka karena kasus penyebaran meme Setya Novanto saat sakit, yaitu meme yang memperlihatkan wajah Setya Novanto saat mengenakan masker alat bantu tidur (continuous positive airway pressure) di RS Premier Jatinegara, Jakarta..  Ia ditangkap di rumahnya di Tangerang sekitar pukul 22.00 WIB, Selasa (31/10/2017). Perempuan yang berusia 29 tahun ini dijerat pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Kemudian, barang bukti yang disita saat penangkapan yakni satu buah tablet Samsung warna hitam abu-abu, satu buah Sim Card Simpati No. 0822 72418602, dan satu buah memori card merek vigen
    Read More

Search